oleh Black Aurora
Elle terpaksa melelang penginapan kecilnya kepada bank, setelah bisnisnya menjadi semakin sepi. Namun di malam itu, di hari terakhir sebelum ia meninggalkan tempat yang penuh dengan kenangan, seorang pria asing muncul di depan pintunya bersama dua anak kembarnya. Tergerak oleh rasa iba, Elle memberinya kamar untuk beristirahat. Namun keesokan paginya, ia mendapati sesuatu yang mengejutkan... ayah dan anak-anak itu mendadak menghilang tanpa jejak, menyisakan misteri yang membuatnya bertanya-tanya. Ketika Elle mencoba untuk melanjutkan hidupnya, tiba-tiba saja pria tersebut kembali muncul... namun kali ini dengan membawa serta sebuah maksud yang tidak pernah Elle bayangkan sebelumnya. *** visual karakter dapat dilihat di Instagram @blackauroranovels
oleh aksara jeyla
Menghanyutkan Serpihan Ingatan Penyesalan yang datang terlambat ternyata tidak cukup untuk menyembuhkan luka yang terlanjur membusuk.Bagi Keira, sujud dan air mata sang Ayah malam itu tidak bisa menghapus ingatan tentang dinginnya hantaman tembok, bentakan masa lalu, dan rasa sesak yang selama bertahun-tahun mencekik lehernya. Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang, kini berubah menjadi monumen trauma yang melelahkan fisik dan batinnya.Dihantui rasa takut yang terus membayangi setiap sudut ruangan, Elian mengambil keputusan nekat. Tanpa pikir panjang, dia mendaftarkan diri ke universitas di luar kota yang jauh. Dia tidak peduli pada jurusan apa yang dia ambil, dia hanya ingin bebas. Dia memilih lari dan mengasingkan diri, meskipun harus meninggalkan arka adik kecil kesayangannya yang menjadi satu-satunya cahaya penuntun di rumah itu. Keira menyadari satu hal: dia harus menyelamatkan dirinya sendiri terlebih dahulu sebelum bisa menjadi pelindung bagi orang lain. Di kota perantauan, di sebuah kamar kos sederhana, Keira mulai mendayung perahunya sendiri. Kabut memorinya mungkin tetap hilang, dan masa depannya masih samar, namun kini dia akhirnya bisa bernapas dengan lega.
oleh Zea May
Bella hanya ingin menulis kisah kriminal. Namun novel terbarunya ternyata menggambarkan kehidupan nyata William De Luca, seorang raja mafia yang menyimpan terlalu banyak rahasia. Transaksi gelap, pembunuhan, pengkhianatan bernama Crow semuanya terlalu akurat untuk sekadar imajinasi. William mengira Bella mengetahui rahasianya. Tetapi ketika Bella justru menjadi target musuh, ia terpaksa melindunginya. Di antara bahaya, rahasia, dan ancaman yang semakin dekat, perasaan mulai tumbuh. Bella tahu William adalah pria yang seharusnya ia takuti. Namun bagaimana jika pria paling berbahaya itu justru menjadi satu-satunya orang yang ingin melindunginya? Ketika seorang penulis jatuh cinta pada tokoh yang seharusnya hanya ada di dalam novelnya, siapa yang akan menulis akhir kisah mereka?